Looking For Anything Specific?

ads header

Latar Belakang




Latar Belakang


Berdasarkan pengalaman kegiatan sosial Yayasan Pelita Klabat Indonesia di masa pandemi ini, semakin banyak lansia yang tidak mendapatkan perhatian selayaknya dari keluarga. Pada bulan Juni 2020 ketika tekanan pandemi terasa begitu kuat, pengurus Yayasan yang aktif dalam bidang sosial menemukan dua orang lansia sekarat diperkirakan tidak makan selama dua hari. Salah satu di antaranya dalam keadaan koma selama dua hari kemudian meninggal dunia sementara yang satunya lagi berhasil selamat. Pada tahun 2020 juga masih segar dalam ingatan kita seorang lansia meninggal di pinggiran kantor Walikota Manado. Lansia ini bisa saja meninggal karena kelaparan, kedinginan atau sakit. Di beberapa grup media sosial cukup sering membaca berita lansia yang tersesat, tidak tahu mau ke mana, ada yang lupa ingatan, sebagian meminta-minta makanan dan tinggal di emperan toko atau gedung tertentu.

Dalam pengalaman pengurus yayasan, selain terlibat dalam kegiatan pendidikan, membantu korban bencana banjir, tanah longsor, kebakaran, bedah rumah, Yayasan Pelita Klabat Indonesia juga membantu lansia-lansia secara rutin dengan membawa sembako dan sejumlah uang untuk kebutuhan hidup lansia di beberapa tempat. Atas dasar inilah pengurus yayasan terdorong untuk terlibat lebih jauh membantu lansia dengan membuat Panti Werda yang kemudian diberi nama “Pondok Sukacita Pelita”. Harapan kami akan berdiri panti werda di mana para lansia dapat menikmati hidup yang lebih layak, dapat lebih sejahtera dan bisa bersukacita bersaam dengan lansia lainnya di masa tua mereka.


Hubungi Kami :



Post a Comment

0 Comments